JOMBANGKAB – Pemerintah Kabupaten Jombang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Senin (4/05/2026), Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Dandim 0814, Letkol Kav Dicky Prasojo dan Forkopimda Kabupaten Jombang, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan armada di empat titik KDKMP, yakni Desa Tunggorono, Mojokrapak, Sambong Dukuh, dan Mojongapit.
 

Kabupaten Jombang mencatatkan progres yang signifikan dalam penyelesaian pembangunan fisik gerai koperasi ini. Dari total target 210 unit, sebanyak 170 KDKMP telah berdiri kokoh dan siap memasuki tahap operasional.

"Alhamdulillah, progres kita sangat luar biasa. Dari 210 KDKMP yang direncanakan, sebanyak 170 unit sudah selesai dibangun. Capaian ini menempatkan Jombang di peringkat tiga besar Jawa Timur dan posisi keempat secara nasional dalam hal kecepatan penyelesaian pembangunan," ungkap Bupati Warsubi di sela peninjauan.

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati memastikan bahwa gerai tidak hanya siap secara fisik bangunan, tetapi juga didukung oleh moda distribusi yang lengkap. Di lokasi, tampak tersedia 1 unit truk untuk distribusi besar, 1 unit mobil pick-up, serta 2 unit motor roda tiga untuk menjangkau pelosok desa.

"Saat ini kita sedang menunggu arahan lebih lanjut serta koordinasi pengiriman barang dari pusat untuk mengisi kebutuhan di gerai-gerai ini. Kami ingin memastikan saat beroperasi nanti, semua sarana pendukung sudah benar-benar siap," tambahnya.
 

Kehadiran KDKMP dirancang bukan sekadar sebagai toko fisik, melainkan sebagai ekosistem pelindung bagi petani dan konsumen di tingkat akar rumput. Koperasi ini akan berperan aktif dalam menyerap gabah petani melalui sinergi dengan Bulog.
 

Bupati Warsubi berharap KDKMP menjadi solusi agar petani mendapatkan harga jual yang layak, sementara masyarakat mendapatkan akses kebutuhan pokok seperti sembako dan LPG 3 kg dengan harga terjangkau.
 

"Kami ingin petani semakin mudah menjual gabah dan hasil panen lainnya. Melalui sinergi KDKMP dan Bulog, kita memangkas rantai distribusi yang panjang agar petani sejahtera dan masyarakat terbantu karena harga kebutuhan pokok menjadi jauh lebih murah dan dekat dari rumah," tegas Warsubi.
 

Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo yang turut hadir memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Lebih lanjut Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo menyampaikan, KDKMP se-Indonesia akan di launching pada akhir Juli 2026. "Pada akhir Juli nanti akan dilaunching KDKMP, sebelum pidato kenegaraan. Rencana akan launching 1000 titik, " ungkap Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo.

 

Dandim 0814 Letkol Kav Dicky Prasojo optimis pada akhir Juli nanti 210 gerai di Jombang akan selesai dan bisa dilaunching. Sementara ini dengan rampungnya 170 unit gerai KDKMP di Jombang diharapkan segera menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan yang mampu menggerakkan potensi lokal sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Jombang.